Setiap hari 500 anak berusia 5-29 tahun di seluruh dunia menjadi korban jiwa dalam tabrakan lalu lintas yag sebetulnya bisa dicegah. Upaya untuk menurunkan risiko keselamatan jalan utamanya di sekolah ini salah satunya melalui tool sederhana bertajuk Star Rating for School (SR4S).
SR4S merupakan evidence-based tool untuk mengukur, dan mengelola risiko anak-anak dalam perjalanan pergi dan pulang sekolah. Secara sederhana, alat ini akan memetakan risiko keselamatan jalan di sekitar sekolah menggunakan tool digital.
Pemetaan ini melibatkan anak-anak muda. SR4S lantas menganalisis dan memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan keselamatan jalan. Penilaian keselamatan ini menggunakan peringkat bintang 1 sampai 5 yang menyatakan semakin banyak Bintang, semakin baik keselamatan jalannya.
Model penilaian keselamatan berbasis bintang ini pernah diterapkan di SMPN 1 Surakarta bekerja sama dengan Transportologi. Awalnya, risiko keselamatan jalan di sekolah ini bertambah seiring dibangunnya fly over Manahan.
SR4S telah dipakai di sejumlah negara untuk membantu menekan risiko keselamatan jalan di sekolah. Untuk mempermudah pemanfaatan SR4S bagi pengguna di Indonesia, tool ini kini diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.
Harapannya, seiring meluasnya pemanfaatan aplikasi ini, meningkat pula keselamatan jalan di sekolah-sekolah di tanah air. Tentu upaya ini tidak bisa hanya dilakukan Tunggal oleh sekolah atau anak-anak saja. Upaya ini perlu kerja sama antara pemerintah, perguruan tinggi, organisasi non-pemerintah, komunitas, dan lainnya.
Pembahasan mengenai SR4S dan bagaimana studi kasus penggunaannya di Indonesia ini dibahas dalam webinar pada Jumat, 9 Agustus 2024 pukul 14.00-16.00 WIB.

Leave a Reply